Wednesday, April 29, 2009

melalui hari-hari...

Assalamualaikum & salam sejahtera...
semoga hari ini lebih baik daripada semalam...amin

dalam kita melalui hari-hari ini...
terlalu banyak yang harus kita lalui...
kadang kita gembira...
kadang kita bersedih...
tapi itu semuanya sepatutnya sudah menjadi tegar dalam diri kita....
kerana bukan sekali dua kita melaluinya...
sudah berkali-kali rasanya kita melalui saat2 gembira dan berduka...
meskipun ianya berbeda...tapi rasanya tetap sama...
gembira dan sedih...

tapi...
mungkin tahap ujian itu yang berbeda...
ada ujiannya tahap rendah...
ada ujiannya tahap tinggi...
yang betul2 menguji keimanan di dalam hati...
sebagai manusia yang lemah...dikurniakan akal...
kita harus berfikir untuk memilih mana satu hala tuju dan jalan penyelesaian...
bukan mudah untuk berhenti di tengah jalan...
sedangkan orang lain sudah jauh ke depan...
kita masih termangu berdiri tanpa pernah ada anjakan walau sedarjah...
membuat kita kadang2 berfikir...
mengapa kita masih di situ...

sedar ataupun tidak...
jawapannya ada pada diri kita...
persoalan yang sepatutnya tidak perlu utk kita tanyakan...
anjakan itu tidak pernah akan berubah...
jika kita tidak mahu mengubahnya...

roda-roda kehidupan hari ini tidak sama dengan zaman tok nenek moyang kita...
tanpa pendidikan masih mampu untuk bekerja...
masih mampu untuk membesarkan anak-anak mereka hingga berjaya...
bukan seorang dua...tapi kadang2 ada yang sampai 10 orang anak...
kagum aku sekejap melihatkan bagaimana nenek aku membesarkan adik-beradik mak aku walaupun seorang ibu yang tunggal...
tapi mampu menjadikan pak cik2 dan mak cik aku somebody...
rindu pulak rasanya pada beliau...

kehidupan hari ini terlalu kejam...
yang terleka pasti tertinggal di belakang...
yang malas pasti akan merempat di tepi jalan...
hanya mereka yang berusaha gigih sahaja yang akan meraih tempat pada dunia era globalisasi ini...
kadang2 terasa kejam juga dunia hari ini...
terlalu menuntut materialistik...
yang tiada pangkat dan harta perlu duduk diam tanpa suara...
dan miskin la kau pada duniamu...
yang ada pangkat dan harta...
terus di puja-puja melangit...
bangga hidup di dunia yang hanya sementara...

hidup ini terlalu pantas...
hingga kadang2 kita terlupa...
kita sudah melalui saat2 muda yang begitu berharga...
yang harus kita gunakan kejalan agama...
tapi biasalah manusia...
sentiasa di uji sejauh mana tahap keimanan...
lagi2 dunia yang begitu banyak perkara2 yang bisa melalaikan kita...
dan bila sudah umur menghampiri mati...
barulah masjid di dekati...
al-quran tua di amati...
sebab sudah tahu...
ajal semakin menghampiri...
meskipun tahu...
mati itu bila2 saja bisa meragut diri...

kadang-kadang diri ini sentiasa memuhasabah diri...
menghitung dosa-dosa yang ada...
entah bila akan di ampunkan...
tapi diri sentiasa lupa dan alpa...
biarlah...
itu kerjaNYA...
aku tidak layak untuk mencampur adukkan hal dosa pahala...
hanya mampu berdoa...
agar dosa-dosa yang silam di hapuskan...
pahala-pahala yang mendatang di terima...
amin





p/s: kain putih itu bisa menjadi putih kembali...meskipun penuh dengan noktah2 hitam...kerana pintuNYA sentiasa terbuka...pada mereka yang sedar akan kebesaranNYA...

0 pengkritk ceritera duniaku:

Popular Posts

Popular Posts since May 2010